![]() |
| Ini nih suasana di dalam subway! Bersih dan nyaman. |
Yay we got free morning!! Hari ini kita dapet jadwal beebas!
Mau jalan-jalan mau tidur di hotel, mau cuci-cuci juga boleh! Nah, tapi kita
semua sepakat akan coba naik subway ke salah satu mall terdeket namanya
Gallery! Untung deh ada Kak Yeni, dia salah satu staff yang berkewarganegaraan Indonesia
yang kami juluki “Mama Bebek” :D, soalnya Kak Yeni udah seperti mama kita
sendiri di sana, beliau ini yang selalu memastikan kita semua nyaman dan
kebutuhan kita terpenuhi. Nah Kak Yeni ini yang mengantarkan kita naik subway,
so excited!
Cara
naik subway ga ribet-ribet amat kok, asalkan bawa peta subway nya yah. Setelah
jalan beberapa kilometer ke stasiun subway terdekat di tengah udara winter kami
yang sudah dibekali 2 koin khusus untuk pengguna subway seharga 3 dollarmencari
gate yang menuju ke arah Gallery. Masukkan koinnya ke mesin untuk bisa masuk
melewati gerbang dan tunggu keretanya! Subwaynya cukup bersih dan nyaman, kalau
penumpangnya banyak maka kami terpaksa harus berdiri dan tentu saja senior atau
orang tua serta orang dengan disabilities ( cacat) selalu didahulukan untuk
duduk (di Indonesia sudah begitu belum ya?).
Tidak
terlalu lama sekitar 10-15 menit (termasuk menunggu kereta), kami pun sampai di
The Gallery. Well, mall ini memang bukan mall yang paling besar di Philadelphia
kesan saya adalah bangunan ini serasa bangunan kuno dan lama (memang
Philadelphia termasuk salah satu kota tertua di Amerika Serikat), tapi tetap
tidak menghentikan keinginan kami berbelanja! Mulai dari toko-toko bermerek
sampai toko-toko biasa semua ada di sana. Kami pun menjelajahi dan membeli
barang di sana, oh iya karena ini free morning kami harus beli makan sendiri,
hmm..makan apa ya?
Beberapa
memutuskan untuk makan di The Gallery, yang lainnya ingin mencoba makanan di
Food Truck yang berjejer jejer di kawasan universitas. Kami pun pulang dengan
subway beserta barang belanjaan kami menuju universitas tercinta dan segera
makan siang! Di sana ada food truck halal juga lo kawan, jangan salah! J Makanannya pun
beragam, mulai dari makanan khas Turki, Chinese Food, Japanese Food, Korean
Food, western food seperti pizza, steak, dan masih banyak lagi semua tersedia
di kawasan universitas dengan harga mahasiswa!
Setelah
jalan-jalan, kembali lagi ke aktivitas perkuliahan dengan topic “ Introduction
to Democracy and US Government”, mata kuliah ini penting bagi kami untuk
memahami awal mula terbentuknya proses demokrasi di pemerintahan Amerika
Serikat sekaligus awal mula adanya pluralisme agama bila dikaitkan dengan
konstitusi AS. Dosen yang di undang kali inipun special, Mr. Grant Calder. Bagi
kami beliau memiliki kharisma dan ciri tersendiri dalam mengajar yang membuat
kami betah mendengarkan perkuliahan beliau!
Dari
mata kuliah ini kami sangat antusias dan bertanya banyak hal pada Mr.Grant
Calder, kami mendengar cerita dari beliau tentang tokoh-tokoh Amerika Serikat
yang begitu luar biasa. Sedikit ringkasan dari perkuliahan ini, beliau
bercerita awal mula munculnya ide kebebasan beragama (pertama di dunia) yang
dipelopori oleh William Penn ( pendiri Pennsylvania). Juga lepasnya Amerika
Serikat dari Negara colonial yang tak lepas dari kekreativitasan, keberanian
untuk berpikir “out of the box” oleh Tom Paine salah satu quote yang luar biasa
bagi saya adalah, “ In America the LAW is KING whereas in England KING is LAW “
![]() |
| Suasana break setelah pelajaran, pria yang tinggi berkaos hijau, itulah Mr. Grant Calder! The great lecturer ever! |
Setelah
merdekanya Amerika Serikat tak berarti perjuangan mereka berhenti disana.
Amerika Serikat masih berjuang dalam mencapai keadilan yang sesungguhnya. Bill
of Rights merupakan langkah selanjutnya untuk mencapai Negara yang makmur dan
sejahtera dimana amandemen pertama menyatakan kebebasan beragama, kebebasan
berbicara, kebebasan media pers, kebebasan berkumpul dan kebebasan mengajukan
petisi. Masih belum berhenti di situ, Amerika Serikat masih berjuang mencapai
kesejahteraan dengan adanya ide penghapusan perbudakan. Mungkin bagi kita
sekarang, kita bepikir “sudah jelas perbudakan itu salah!”, tapi bagi
orang-orang di jaman dahulu, hampir tidak ada orang yang berpikir bahwa
perbudakan itu salah. Mereka menganggap memang sudah seperti itu seharusnya, baik
si majikan maupun budaknya. Perlu waktu bagi mereka untuk sadar bahwa
perbudakan itu salah. Karena itulah mereka terus bergumul dengan ide
penghapusan perbudakan di seluruh Amerika Serikat. Jalan yang mereka alami
tidaklah mulus, mereka harus melalui “Civil War”, perang terbesar hingga tahun
1861 yang mana merupakan perang saudara yang mempermasalahkan perbudakan. Tokoh
African American yang luar biasa bagi saya adalah Frederick Douglass, seorang
budak yang memperjuangkan hak-hak budak melalui pemikirannya yang brilliant
menggunakan konstitusi Amerika Serikat sebagai pelindung hak-hak para
budak.
![]() |
| Lihat kan wajah-wajah kami yang ceria! :) |
Tak
hanya pengetahuan tentang Amerika Serikat yang kami dapatkan, namun melalui
perkuliahan ini kami belajar untuk berpikir “out of the box” dalam mencari keadilan
dan kebenaran serta keberanian dalam mengungkapkannya. Namun hari kami yang
luar biasa ini tidak berhenti di sini, kami akan menemui beberapa mahasiswa
Amerika Serikat untuk makan malam bersama, yey!
Staff pun memiliki ide cemerlang agar kami dapat berinteraksi dengan teman-teman U.S! Dimulai dari penggunaan name tag, dan berkenalan secara bergantian, selanjutnya menanyakan topic tertentu yang telah disediakan oleh staff kalau-kalau kami kehabisan topic! :D. Tapi kami tidak kehabisan topik, begitu banyak yang ingin kami bicarakan! Mulai dari kebiasaan mereka di sini, apa yang telah mereka pelajari, dan banyak hal! Makanan enak yang disediakan pun tidak dapat mengalahkan kesenangan kami dalam berinteraksi dengan teman-teman baru kami! Kami benar-benar enjoy hingga tidak ingin malam ini berakhir, begitu banyak cerita dan pengalaman yang kami dapat. Teman-teman kami ini gokil-gokil! Melalui interaksi ini kami lebih memahami bagaimana Amerika yang sesungguhnya, antara yang ada di televisi dengan kenyataan.
![]() |
| Ini dia, kami dan murid-murid Amerika Serikat! |




Tidak ada komentar:
Posting Komentar