Selasa, 29 Mei 2012

17 Januari 2012



Ini nih suasana di dalam subway! Bersih dan nyaman. 

              Yay we got free morning!! Hari ini kita dapet jadwal beebas! Mau jalan-jalan mau tidur di hotel, mau cuci-cuci juga boleh! Nah, tapi kita semua sepakat akan coba naik subway ke salah satu mall terdeket namanya Gallery! Untung deh ada Kak Yeni, dia salah satu staff yang berkewarganegaraan Indonesia yang kami juluki “Mama Bebek” :D, soalnya Kak Yeni udah seperti mama kita sendiri di sana, beliau ini yang selalu memastikan kita semua nyaman dan kebutuhan kita terpenuhi. Nah Kak Yeni ini yang mengantarkan kita naik subway, so excited!
                Cara naik subway ga ribet-ribet amat kok, asalkan bawa peta subway nya yah. Setelah jalan beberapa kilometer ke stasiun subway terdekat di tengah udara winter kami yang sudah dibekali 2 koin khusus untuk pengguna subway seharga 3 dollarmencari gate yang menuju ke arah Gallery. Masukkan koinnya ke mesin untuk bisa masuk melewati gerbang dan tunggu keretanya! Subwaynya cukup bersih dan nyaman, kalau penumpangnya banyak maka kami terpaksa harus berdiri dan tentu saja senior atau orang tua serta orang dengan disabilities ( cacat) selalu didahulukan untuk duduk (di Indonesia sudah begitu belum ya?).

                Tidak terlalu lama sekitar 10-15 menit (termasuk menunggu kereta), kami pun sampai di The Gallery. Well, mall ini memang bukan mall yang paling besar di Philadelphia kesan saya adalah bangunan ini serasa bangunan kuno dan lama (memang Philadelphia termasuk salah satu kota tertua di Amerika Serikat), tapi tetap tidak menghentikan keinginan kami berbelanja! Mulai dari toko-toko bermerek sampai toko-toko biasa semua ada di sana. Kami pun menjelajahi dan membeli barang di sana, oh iya karena ini free morning kami harus beli makan sendiri, hmm..makan apa ya?
                Beberapa memutuskan untuk makan di The Gallery, yang lainnya ingin mencoba makanan di Food Truck yang berjejer jejer di kawasan universitas. Kami pun pulang dengan subway beserta barang belanjaan kami menuju universitas tercinta dan segera makan siang! Di sana ada food truck halal juga lo kawan, jangan salah! J Makanannya pun beragam, mulai dari makanan khas Turki, Chinese Food, Japanese Food, Korean Food, western food seperti pizza, steak, dan masih banyak lagi semua tersedia di kawasan universitas dengan harga mahasiswa!
                Setelah jalan-jalan, kembali lagi ke aktivitas perkuliahan dengan topic “ Introduction to Democracy and US Government”, mata kuliah ini penting bagi kami untuk memahami awal mula terbentuknya proses demokrasi di pemerintahan Amerika Serikat sekaligus awal mula adanya pluralisme agama bila dikaitkan dengan konstitusi AS. Dosen yang di undang kali inipun special, Mr. Grant Calder. Bagi kami beliau memiliki kharisma dan ciri tersendiri dalam mengajar yang membuat kami betah mendengarkan perkuliahan beliau!
                Dari mata kuliah ini kami sangat antusias dan bertanya banyak hal pada Mr.Grant Calder, kami mendengar cerita dari beliau tentang tokoh-tokoh Amerika Serikat yang begitu luar biasa. Sedikit ringkasan dari perkuliahan ini, beliau bercerita awal mula munculnya ide kebebasan beragama (pertama di dunia) yang dipelopori oleh William Penn ( pendiri Pennsylvania). Juga lepasnya Amerika Serikat dari Negara colonial yang tak lepas dari kekreativitasan, keberanian untuk berpikir “out of the box” oleh Tom Paine salah satu quote yang luar biasa bagi saya adalah, “ In America the LAW is KING whereas in England KING is LAW “
Suasana break setelah pelajaran, pria yang tinggi berkaos hijau, itulah Mr. Grant Calder! The great lecturer ever!

                Setelah merdekanya Amerika Serikat tak berarti perjuangan mereka berhenti disana. Amerika Serikat masih berjuang dalam mencapai keadilan yang sesungguhnya. Bill of Rights merupakan langkah selanjutnya untuk mencapai Negara yang makmur dan sejahtera dimana amandemen pertama menyatakan kebebasan beragama, kebebasan berbicara, kebebasan media pers, kebebasan berkumpul dan kebebasan mengajukan petisi. Masih belum berhenti di situ, Amerika Serikat masih berjuang mencapai kesejahteraan dengan adanya ide penghapusan perbudakan. Mungkin bagi kita sekarang, kita bepikir “sudah jelas perbudakan itu salah!”, tapi bagi orang-orang di jaman dahulu, hampir tidak ada orang yang berpikir bahwa perbudakan itu salah. Mereka menganggap memang sudah seperti itu seharusnya, baik si majikan maupun budaknya. Perlu waktu bagi mereka untuk sadar bahwa perbudakan itu salah. Karena itulah mereka terus bergumul dengan ide penghapusan perbudakan di seluruh Amerika Serikat. Jalan yang mereka alami tidaklah mulus, mereka harus melalui “Civil War”, perang terbesar hingga tahun 1861 yang mana merupakan perang saudara yang mempermasalahkan perbudakan. Tokoh African American yang luar biasa bagi saya adalah Frederick Douglass, seorang budak yang memperjuangkan hak-hak budak melalui pemikirannya yang brilliant menggunakan konstitusi Amerika Serikat sebagai pelindung hak-hak para budak. 
Lihat kan wajah-wajah kami yang ceria! :) 
                Tak hanya pengetahuan tentang Amerika Serikat yang kami dapatkan, namun melalui perkuliahan ini kami belajar untuk berpikir “out of the box” dalam mencari keadilan dan kebenaran serta keberanian dalam mengungkapkannya. Namun hari kami yang luar biasa ini tidak berhenti di sini, kami akan menemui beberapa mahasiswa Amerika Serikat untuk makan malam bersama, yey! 

                Staff pun memiliki ide cemerlang agar kami dapat berinteraksi dengan teman-teman U.S! Dimulai dari penggunaan name tag, dan berkenalan secara bergantian, selanjutnya menanyakan topic tertentu yang telah disediakan oleh staff kalau-kalau kami kehabisan topic! :D. Tapi kami tidak kehabisan topik, begitu banyak yang ingin kami bicarakan! Mulai dari kebiasaan mereka di sini, apa yang telah mereka pelajari, dan banyak hal! Makanan enak yang disediakan pun tidak dapat mengalahkan kesenangan kami dalam berinteraksi dengan teman-teman baru kami! Kami benar-benar enjoy hingga tidak ingin malam ini berakhir, begitu banyak cerita dan pengalaman yang kami dapat. Teman-teman kami ini  gokil-gokil! Melalui interaksi ini kami lebih memahami bagaimana Amerika yang sesungguhnya, antara yang ada di televisi dengan kenyataan.
                Banyak juga pelajar U.S ini yang sangat pintar, mulai dari yang homeschooling tetapi sudah menjuarai kompetisi robot dan bahkan sudah bekerja, dan banyak lagi. Sabar, ini baru pertemuan pertama kami, selanjutnya kami akan mengadakan makan malam bersama lagi! Penasaran dengan cerita-cerita kami? Atau mau bertanya? Boleh, komen aja ya! 

Ini dia, kami dan murid-murid Amerika Serikat! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar