Kamis, 19 April 2012

15 Januari 2012

                  Kalau hari pertama kita melakukan perkenalan 20 mahasiswa Indonesia atau peserta SUSI, hari ini kami akan mengenal lebih jauh tentang staf dari Dialogue Institute maupun ICCE. Dari perkenalan tersebut kami benar-benar kagum dengan prestasi serta kapasitas mereka sebagai staf pengajar. Para staf ini pun sudah merepresentasikan pluralisme agama dari beragamnya agama yang mereka anut, mulai dari agama Yahudi, Islam, dan Kristen dari berbagai denominasi / aliran. Melalui institusi yang mereka buat mereka mengabdikan diri untuk terus mempromosikan kedamaian, pluralisme agama, dan dialog di dunia ini. Benar, mendunia, bukan hanya di Amerika Serikat, mereka mengundang orang- orang Indonesia dan juga mengundang para mahasiswa dari Timur Tengah demi mempromosikan kedamaian.

Rabu, 11 April 2012

14 Januari



                Meskipun lelah dan masih jetlag ( penyesuaian tubuh ke perbedaan waktu 12 jam, dimana saat kami beraktifitas di pagi hari waktu Amerika, tubuh masih terbiasa istirahat karena di Indonesia saat itu malam hari) kami dipastikan untuk tidak menyia-nyiakan 5 minggu yang berharga ini hanya dengan tidur dan istirahat. J Di hari pertama ini kami mengisi kuisioner untuk mendalami sejauh mana kami paham akan Amerika dan pengenalan program yang akan kami jalani selama 5 minggu. Kami juga saling mengenal serta berusaha menghapal nama dengan sesama teman Indonesia juga dengan 10 staf yang ada. Dari pengalaman kami, para staf Amerika sangatlah mengerti keadaan kami mereka berusaha sebaik mungkin membuat kami nyaman dan mampu beradaptasi dengan masih menyediakan makanan Indonesia di sana. 

Minggu, 01 April 2012

12- 13 Januari 2012

          Berangkat 12 Januari sore hari dari Indonesia, 20 mahasiswa Indonesia ini menempuh perjalanan ke Amerika Serikat tanpa pendamping dan dengan berani mulai mengenal teman-teman Indonesia lain selama kurang lebih 24 jam lamanya di udara dan 24 jam di bandara. Pengalaman menempuh 2 hari perjalanan bersama orang yang tidak benar-benar kenal baik dan juga pengalaman kehilangan “siang hari” ( karena perbedaan waktu kami berangkat dari Jepang sore hari dan sampai di Amerika Serikat sore hari lagi) .